Novel Review: The Devotion of Suspect X by Keigo Higashino

“Sometimes, all you had to do was exist in order to be someone’s saviour.”

8686068

Pada awal bulan Desember 2016 silam, aku sedang menginginkan novel yang bertema detektif atau kriminal di samping novel-novel karangan Sir Arthur Conan Doyle dan Agatha Christie. Cover sederhana berwarna merah darah terang yang dihiasi dengan gambar Daruma yang dipajang di ujung etalase buku menarik perhatianku. Seusai membaca sinopsis singkat dan mencari ratingnya yang terbilang solid di situs web Goodreads, aku memutuskan segera membeli The Deviotion of Suspect X tanpa ragu.

The Devotion of Suspect X (容疑者Xの献身) menceritakan kisah seorang janda bernama Yasuko Hanaoka yang memiliki seorang anak perempuan tunggal bernama Misato. Meskipun Yasuko sudah resmi bercerai, mantan suaminya yaitu Togashi tiba-tiba muncul kembali di hadapannya di restoran bento tempat Yasuko bekerja. Tujuan Togashi kembali menghampiri Yasuko hanya untuk menagih uang demi menyambung hidup hingga Togashi pun mengikuti Yasuko ke apartemennya.

Kehadiran Togashi tentunya tidak disambut dengan hangat oleh Yasuko serta anaknya. Situasi pun menjadi tidak terkendali ketika Togashi mengancam akan terus menghantui kehidupan keluarga Yasuko sampai Togashi pun berujung pada kematian karena dibunuh oleh mantan istri dan anaknya. Yasuko, di tengah-tengah kepanikannya yang memuncak, ditawari bantuan oleh tetangga apartemennya yang bernama Ishigami untuk menyembunyikan jejak kejahatan Yasuko.

Detektif Kusanagi pun ditugaskan untuk mengusut kasus pembunuhan Togashi, tetapi Kusanagi belum menemukan titik terang dari kasus tersebut. Alur permainan pun mulai berbalik arah saat Manabu Yukawa penasaran untuk menyelidiki kasus ini. Manabu Yukawa merupakan seorang professor ilmu Fisika yang merupakan teman lama Ishigami, sekaligus musuh utama nan cerdas yang harus dihadapi oleh Ishigami.

(WARNING! Spoiler alert ahead! You have been warned!)

Novel bergenre crime biasanya membongkar sosok pelaku pembunuhan di akhir cerita setelah sang detektif berhasil menjelaskan bukti-bukti konkret yang empiris. Berbeda dengan The Devotion of Suspect X, pembaca sudah mengetahui siapa pelakunya di awal cerita dan bahkan di sinopsis buku. Keunikan dari novel ini adalah menitikberatkan cara Kusanagi dan Manabu Yukawa menyelidiki kasus pembunuhan mulai dari tahap interogasi sampai memerhatikan hal-hal sepele yang ada di TKP. Tak hanya menalar tentang bukti serta alibi, penyelidikan kasus juga dijelaskan sesuai dengan prosedur yang dilakukan oleh kepolisian. Pembaca pun dibuat penasaran apakah Kusanagi dan Yukawa mampu menurunkan tirai pertunjukan penuh trik yang disiapkan oleh Ishigami.

Kasus pembunuhan yang diangkat di The Devotion of Suspect X sekilas tidak terlihat kompleks, tetapi Keigo Higashino mampu membungkus kasus pembunuhan sederhana ini dengan apik. Tahap penyelidikan pun dijelaskan secara menyeluruh sehingga semua kepingan puzzle terasa lengkap seusai pembaca membalikkan halaman terakhir. Novel ini dapat terus memancing rasa penasaran pembaca dan cerita juga diselingi oleh penjelasan watak dari masing-masing karakter utama.

Dari segi pengembangan karakter, sosok Ishigami mungkin menjadi tokoh yang bernasib paling tragis di novel ini. Ishigami memang jatuh hati kepada Yasuko hingga ia rela mengotori tangannya sendiri demi melindungi Yasuko. Walau begitu, tidak ada yang sempurna di dunia ini, termasuk rencana pengalihan kecurigaan terhadap Yasuko. Ishigami pun memberi kesan yang lebih tragis lagi ketika kejahatannya ternyata dibongkar oleh sahabatnya sendiri dan cinta Ishigami pun bertepuk sebelah tangan.

The Devotion of Suspect X sudah berhasil meraih banyak penghargaan dan bahkan sudah diadaptasi ke film di beberapa negara di Asia Timur. Aku juga mengakui bahwa novel ini memang brilian dan sangat direkomendasikan untuk para pencinta novel bergenre crime. Sederhana namun menarik, itulah tiga kata yang aku dapat deskripsikan mengenai novel ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s