Anime Review: Samurai Champloo

Pertama kali aku mendengar anime ini dari para penikmat Ergo Proxy yang memberikan review mereka di suatu situs web. Mereka menyarankan beberapa anime yang bagus dan salah satunya adalah Samurai Champloo. Sebenarnya, aku sudah lama mengenal anime Samurai Champloo, namun aku belum tertarik untuk menontonnya. Katanya, Samurai Champloo dibuat oleh sutradara pembuat anime Cowboy Bebop dan diproduksi oleh manglobe yang juga melahirkan Ergo Proxy. Dahiku mengernyit waktu pertama kali mendengar lagu opening Samurai Champloo. Liriknya benar-benar keren karena selain memiliki makna yang dalam, lirik rapnya memiliki rima yang asyik. Namun, beat musik dan flow sang rapper kedengaran tidak selaras alias broken beat. Aku mencoba mendengarkan lagu berjudul Battlecry ini untuk beberapa kali dan akhirnya, aku malah menyukai musik yang broken beat ini. Aku pun memutuskan untuk menonton Samurai Champloo dari saat itu.

Samurai Champloo memiliki latar belakang Jepang saat mereka masih memiliki sistem kekaisaran dan era ketika para samurai masih menunjukkan eksistensinya. Samurai Champloo mengisahkan kisah perjalanan dua orang samurai bernama Mugen dan Jin serta seorang gadis bernama Fuu dalam mencari seorang samurai yang memiliki wangi bunga matahari. Pada awalnya, mereka tidak saling mengenal satu sama lain. Mereka bertiga dipertemukan saat Mugen dan Jin bertarung dalam kafe tempat Fuu bekerja. Meski mereka berdua ditangkap oleh aparat kepolisian karena telah mengganggu keamanan masyarakat, mereka pun kabur dan bertemu Fuu yang telah mengawasi tindak-tanduk mereka. Setelah berdiskusi sejenak dan melempar koin, Mugen dan Jin terpaksa mengikuti keinginan Fuu yaitu menemaninya untuk mencari samurai yang berwangi bunga matahari. Hanya bermodalkan tekad, mereka bertiga mulai mengikuti arah angin berhembus untuk mencari samurai itu.

Plot Samurai Champloo terdengar sederhana, tetapi Samurai Champloo menghadirkan soundtrack yang brilian dan pengenalan karakter yang apik. Berbeda dengan anime bertema samurai lainnya yang menghadirkan musik tradisional atau orkestra, Samurai Champloo menyajikan musik Jazz dan Hip-Hop. Aku pun kaget ketika menonton episode pertama karena efek suara disc jockey yang dimainkan ketika sedang berpindah adegan. Karena musik Jazz dan Hip-Hop, Samurai Champloo berevolusi menjadi anime yang unik karena berhasil memadukan budaya tradisional Jepang dan budaya modern dari mancanegara. Aku pun mengenal sosok Nujabes, salah satu musisi yang dijuluki sebagai J. Dilla versi Asia. Menurutku, semua orang wajib mendengar karya Nujabes karena ia membuat komposisi yang terdiri dari Jazz dan Hip-Hop dengan sempurna. Selain Nujabes, Fat Jon, Tsutchie, dan Force of Nature juga berkontribusi dalam membuat soundtrack Samurai Champloo.

Aku pun menyukai bagaimana anime ini mengenalkan watak dari ketiga tokoh utama secara mendalam namun bertahap. Penonton dibuat hanyut ketika salah satu karakter menunjukkan sisi lainnya pada episode tertentu. Selain itu, masa lalu kelam setiap karakter utama juga ikut diceritakan sehingga penonton pun ikut hanyut dan mengerti bahwa mereka pun manusia seperti kita semua. Selain dari segi pengenalan karakter, plot cerita Samurai Champloo pun tidak boleh diremehkan. Plot twists diselip di beberapa episode dengan rapi dan kadangkala membuat mulut penonton menganga. Samurai Champloo juga menghadirkan referensi budaya modern yang telah menyatu dengan gaya hidup Jepang seperti beatboxing, rapping, graffiti, pop art, baseball, zombies, dan lainnya.

Overall, Samurai Champloo memiliki aspek cerita dan karakter yang sama-sama seimbang sehingga penonton tidak merasa bosan menikmati setiap episode. Soundtrack-nya pun akan terngiang-ngiang di telinga walaupun sudah selesai menonton anime ini. Kita pun bisa mengetahui beberapa budaya populer dan sedikit mempelajari sejarah Jepang di jaman Edo. Karakter-karakternya pun mampu membuat penonton tertawa, terharu, marah, dan bahkan sedih. Samurai Champloo layaknya batu permata, tidak semahal berlian tetapi kilau warnanya mampu menghipnotis khalayak ramai. Sederhana, seimbang, namun berkesan di hati seperti masakan enak seorang ibu. Akhir kata, Samurai Champloo merupakan salah satu anime yang wajib ditonton oleh seluruh pecinta anime maupun bukan fans anime.

Samurai.Champloo.full.1393416.jpg

Advertisements

3 Comments

  1. Hai! Ive never been a fan of anime before but after i read your post above saya dapet sekilas gambaran dari fans anime; dan sedikit banyak saya jd ngerti knp banyak bgt fans anime di sekitaran saya. Definitely will try one or two anime series from now on. Hehe anyway mind to help?Halo! Perkenalkan, saya Mey mahasiswi Univ. Mercubuana dan sedang dalam penyusunan tugas akhir. Boleh minta waktunya sebentar untuk isi dan sebar kuesioner tentang persepsi followers ke konten blog dan personal branding Henry Manampiring? https://www.surveymonkey.com/r/qsmey

    Ada pulsa 100ribu untuk 4 pengisi kuesioner yg beruntung loooh hehe, Thankyou and have a nice day!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s